CONTOH-CONTOH PENGGUNAAN DIKSI

CONTOH-CONTOH PENGGUNAAN DIKSI

CONTOH-CONTOH PENGGUNAAN DIKSI

CONTOH-CONTOH PENGGUNAAN DIKSI

• Anda Pernah dengar ”Kalimat Sejuta Umat” ?

• ”Kalimat Sejuta Umat” juga berarti suatu trademark yg dikeluarkan o/ suatu individu, yg pd akhirnya diikuti o/ individu atau kelompok lain.

• ”Kalimat Sejuta Umat” tidak sama dg kutipan / Quote, meski adakalanya sejenis.

• ”Kalimat Sejuta Umat” ada krn wabah / tren yg terjadi shg dalam segelintir kasus, penyebarnya seringkali anonymous.

• Bahkan dpt dibilang bhw kata2 tsb. beredar dlm kelas sosial dg intensitas yg tinggi, bisa jadi krn tren semusim, yg besok2 mungkin sudah tersapu o/ waktu.

• Susunan kata2pun spt itu pun ada yg bertolak menjadi sebuah mainstream.

Pemakaian….

• Kadang kala diperuntukkan bagi kaum2 yg baru mengenal suatu pola kata unik. Biasanya digunakan sebagai kal penutup / kal pembuka bagi sebuah perbincangan. Bisa juga menjadi sisipan, atau mjd kal satir pelengkap suatu artikel.

• ”Kalimat Sejuta Umat” juga sering diterapkan dlm bbrp iklan, tentunya dengan berbagai modifikasi. Semisalnya saja judul film dari “Mengejar Mas – Mas” yg pd akhirnya pernah digubah mjd kal sejenis “Mengejar Emas – Emas” yg pernah diluncurkan sebuah bank.

• Ya, bukan hanya Nokia 3315 saja yg pantas diberi gelar seperti itu, ttp Kyai/ustad, dsb.

Contoh lain…

Fakta yg ada di sekitar lingkungan kita adlh :

“Aku suka kamu !

Aku Cinta banget sama kamu !

Mau nggak kamu jadi pacar aku ?!

Soal aku jatuh hati banget sama kamu !”

• Adlh kal yg sering dilontarkan o/ remaja2 yg sedang mabuk kepayang. Biasanya diucapkan di berbagai reality show sejenis, atau malah hanya ketika seorang Adam “menembak jatuh” seorang Hawa.

• Ah, ada kalanya juga kombinasi kalimat ini disertai dg puisi atau 99 tangkai mawar.

Parahnya lagi, Pemerintah pun ikut2an latah:

“Merokok dapat Menyebabkan Kanker, Serangan Jantung, Impotensi, dan Gangguan Kehamilan dan Janin“

• Ini adlh suatu kal yg tadinya diharapkan o/ pemerintah dpt menanggulangi keberadaan perokok. Akan tetapi krn nilai cukai yg ditawarkan produsen rokok mencapai 9 trilyun,

• Kata – kata ini terkesan kurang optimal.

“Kita ? Elo aja kalee’, gua sih enggak!”

(trus dilanjutkan dg siul-siul)

Maknanya:

• Jangan berharap bisa bergabung dg lawan bicara spt ini apalagi kalau dia sudah mengeluarkan statement di atas !

• Mungkin si pembicara adlh sosok yg gensinya gedhe buanget.

Tambahan…(Nb.)

• Dlm dunia Broadcasting: tdk ada seorangpun yg mampu dg jelas m’dengar sebuah kalimat yg terdiri lebih dr 20 kata

• So, naskah siaran & berita yg kita buat harus seringkas & seramping – KISS (Keep It Short and Simple).

• Sbl menulis kita memikirkan gagasan / ide secara utuh. Teknisnya, mulailah dg m’buat catatan ide, ketahui & pahami cerita dan peristiwanya, pikirkan, katakan dan tuliskan.

• Pa saat memikirkan ide tulisan, kita dpt m’bayangkan spt akan bercerita kpd seseorang yg kita kenal yg sedang berada di hadapan kita. Sampaikanlah sesuatu yg akan kita ceritakan, & tuliskan persis seperti kita bercerita.

”Ringkaslah kalimat yg akan disampaikan, jgn boros kata2”

Misal:

• Bukan: Menteri keuangan menyatakan akibat dr langkah tersebut ialah akan meningkatnya kondisi keuangan sektor swasta & memberikan peningkatan thd kepercayaan bisnis & masyarakat secara umum

• Tetapi: Menteri keuangan mengatakan, langkah-langkah itu akan membantu keuangan sektor swasta

”Hindari pengulangan kata yg tdk perlu”

• contoh: rencana yang akan datang, alasannya karena, ramai berbondong-bondong, maju ke depan, mundur ke belakang, peristiwa lalu yang telah dilewati dan sebagainya.

”Hindari p’gunaan anak kalimat. Bahasa radio adlh bhs tutur sehari2. Dlm berbicara, kita jarang m’gunakan anak kalimat. Jika menemukan anak kal, pecahlah mjd bbrp kal. Semakin sederhana struktur kal, akan semakin baik”.

• Bukan: Rumania yg gaungnya mulai tenggelam sejak ditinggalkan Gheorge Hagi, siap mengalahkan tim manapun di Euro 2008 ini.

• Tetapi: Sejak ditinggalkan Gheorge Hagi, gaung Rumania seperti tenggelam. Namun, Rumania tetap bertekad mengalahkan tim manapun di Euro 2008 ini.

“Hindari mendahulukan kata kerja”

• Bukan: Menuntut presiden SBY membubarkan Ahmadiyah, demonstran dlm gelombang besar berunjuk rasa di depan Istana Negara.

• Tetapi: Demonstran berunjuk rasa di depan Istana Negara, menuntut pembubaran Ahmadiyah.

“Jgn menempatkan ‘kata kerja penting’ di akhir kal, krn pembaca berita biasanya menurunkan suaranya di akhir kal. Jika hal ini terjadi, makna kata kunci tadi akan hilang”.

• Bukan: Demonstran berunjuk rasa di depan Istana Negara, menuntut Ahmadiyah dibubarkan.

• Tetapi: Demonstran berunjuk rasa di depan Istana Negara, menuntut pembubaran Ahmadiyah.

Sumber : https://furnituremebeljepara.co.id/