Time Division Multiplexing (TDM)

Time Division Multiplexing (TDM)

Time Division Multiplexing (TDM)

Time Division Multiplexing (TDM)

Pengiriman data dengan mencampur data berdasarkan waktu sinyal data tersebut dikirimkan. Digunakan untuk transmisi sinyaldigital, bit data dari terminal secara bergantian diselipkan diantara bit data dari terminal lain. Pemancar dan penerima harus sinkron agar masing-masing penerima menerima data yang ditujukan kepadanya. TDM hanya digunakan untuk komunikasi titik ke titik. TDM lebih efesien daripada FDM karena 1 saluran komunikasi telepon dapat dipakai sampai dengan 30 terminal sekaligus

Sinyal digital yang banyak (sinyal analog yang membawa data digital) melewati transmisi tunggal dengan cara pembagian (interlaving) porsi yang dapat berupa level bitatau dalam blok-blok byte atau yang lebihbesar dari tiap sinyal pada suatu waktu.

Gbr.TDM

Pada gambar diatas kita dapat melihat konsep dasar TDM yaitu penggabungan tiap tiap kanal informasi dilakukan dengan cara pengambilan sampelsecara serentak, kemudian dikirimkan kedalam kanal transmisi secara bergantian.Untuk mengenali kanal pertama, maka disisipkan sinyal sinkronisasi, yaitu sinyal yang berfungsi sebagai penunjuk bahwa setelah sinyal ini adalah kanal pertama diikutikanal kedua dan seterusnya sampai kanal terakhir, kemudian muncul lagi sinyal sinkronisasi, kanal 1 dari sampel berikutnya,kanal 2 dan seterusnya berulang seperti ituterus menerus.

Contoh dari penerapan TDM iniadalah pada HT (Handy Talkie) aatau CBradio, dimana yang berbicara harus salingbergantian waktunya atau selang seling, tidak bias secara bersamaan.

v    Teknik TDM terdiri atas :

  1. Synchronous TDM

Disebut synchronous karena timeslot-nya dialokasikan ke sumber-sumbertertentu dimana time slot untuk tiapsumber ditransmisikan. Dan dapatmengendalikan sumber-sumber dengankecepatan yang berbeda-beda.

Hubungan antara sisi pengirim dan sisi penerima dalam komunikasi data yang menerapkan teknik Synchronous TDM dijelaskan secara skematik pada gambar

Gambar Synchronous TDM

  1. Asynchronous TDM

Untuk mengoptimalkan penggunaan saluran dengan cara menghindari adanya slot waktu yang kosong akibat tidak adanya data ( atau tidak aktif-nya pengguna) pada saat  sampling setiap input line, maka pada Asynchronous TDM proses sampling hanya dilakukan untuk input line yang aktif saja. Konsekuensi dari hal tersebut adalah perlunya menambahkan informasi kepemilikan data pada setiap slot waktu berupa identitas pengguna atau identitas input line yang bersangkutan.

Penambahan informasi pada setiap slot waktu yang dikirim merupakan overhead pada Asynchronous TDM.

Gambar di bawah ini menyajikan contoh ilustrasi yang sama dengan gambar Ilustrasi hasil sampling dari input line jika ditransmisikan dengan Asynchronous TDM.

Gambar Frame pada Asysnchronous TDM

Keuntungan TDM adalah :

  • Meningkatkan efisiensi transmisi.
  • Dapat dengan mudah diadaptasi padatransmisi data sebagaimana padatransmisi suara.
  • User tidak akan mengalami interferensiselama transmisi.
  • Memperpanjang masa pakai baterai dantalktime.
  • Menghemat biaya peralatan, ruang danpemeliharaan.
  • Teknologi paling cost-effective untuk mengupgrade sistem analog yang ada kedigital.
  • Layanannya compatible untuk ponseldual-mode.

Kerugian TDM adalah :

  • Pemborosan bandwidth.
  • User telah memiliki slot waktu yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Multipath distortion.

Sumber : https://multi-part.co.id/