Wouw, Mahasiswa UNY Ciptakan Sabun Dari Daun Petai Cina!

Wouw, Mahasiswa UNY Ciptakan Sabun Dari Daun Petai Cina!

Wouw, Mahasiswa UNY Ciptakan Sabun Dari Daun Petai Cina!

Pohon lamtoro atau petai cina tentu sudah familier di telinga.

Dulu ketika program reboisasi digencarkan, jenis pohon lamtoro gung sangat populer sebagai penghijauan dan mencegah erosi.

Namun siapa sangka bahwa mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini berhasil menciptakan sabun kecantikan berbahan dasar pohon lamtoro atau petai cina ini.

Unsur dari pohon petai yang digunakan adalah daunnya. Penciptaan

sabun herbal dari petai cina ini ditengarai berjasa mengurangi penggunaan produk kimia.

Adalah Fatwaning Raras Pawestri, Merita Dewi Kadarwati, Nurhayati Wahyu Kurniasari, Novita Permatasari dan Aprilia Ristianasari yang mengembangkan sabun herbal petai cina ini.
Baca Juga : Perlu Tidak Rangking bagi Anak? Simak Kata Pakar Ini

Nurhayati Wahyu Kurniasari mengatakan, produk sabun herbal yang diolahnya ini kandungan bahan kimianya sangat sedikit, atau bahkan tidak mengandung bahan kimia sama sekali.

“Sehingga kami menggunakan bahan daun petai cina yang dapat mengurangi

produk kimia yang menjadi campuran agar tidak merusak kulit. Kami mengembangkan inovasi produk yang sehat dan tidak merusak kulit dalam jangka panjang,” ujarnya, Senin (14/1/2019).

Adapun bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sabun herbal ini yakni Natrium Hidroksida, air suling, daun petai cina, minyak kelapa, minyak zaitun, esential oil, pewarna makanan.
Baca Juga : Mahasiswa Unisri Gelar Sekolah Gencar Karakter

Proses pembuatan sabun ini diawali dengan membuat ekstrak daun petai cina. Caranya merebus daun petai cina dalam air mendidih terlebih dahulu.

“Kami mendapatkan bahan tersebut (petai cina-red) mudah di Wonosari karena tumbuh di mana saja. Sehingga meminimalkan budget juga,” lanjutnya.

Kemudian, bahan tersebut dicampur dengan natrium hidroksida, air dan minyak, lalu panaskan campuran tersebut dan tambahkan ekstrak daun petai cina, esential oil untuk aroma sabun dan pewarna makanan untuk membuat warna yang menarik pada sabun.

 

Sumber :

https://symbiantweet.com/sejarah-kota-semarang/